Laman

Wednesday, October 19, 2011

ISTILAH-ISTILAH FOREX (1)


Dalam beberapa edisi bisa bersambung ataupun tidak saya akan berusaha untuk memberikan penjelasan tentang istilah-istilah yang umumnya digunakan dalam trading forex. Penting bagi seorang calon tader atau pun trader untu mengakrabkan diri dengan isitlah-istilah yang digunakan. Istilah-istilah yang saya paparkan di sini bukan merupakan istilah yang baru, karna saya mengutipnya dari berbagai sumber yang memberikan penjelasan tentang arti dari istilah-istilah tersebut. Harapan penulis melalui blog ini adalah bahwa para calon trader atau pun trader baik yang masih baru maupun sudah lama berkecim[ung dalam perdagangan valuta asing makin memahami atau mengerti akan forex secara utuh.
Pip disamakan dengan poin. Digunakan untuk menyebutkan nilai suatu kurs. Contoh, tanggal 18 Oktober 2011 seorang trader melakukan trading pada pair EUR/USD. Trader tersebut katakana saja Andi membuka posisi buy pada nilai 1.3725, lalu pada tanggal 19 Oktober nilai EUR/USD menjadi 1.3750, artinya EUR mengalami kenaikan sebesar 25 pip atau poin.
Leverage, hamper sama dengan margin yang dapat diartikan sebagai jaminan. Misalnya seorang melakukan deposit untuk akun tradingnya sebesar 3000000 pada sebuah broker. Dalam melakukan trading ia menggunakan leverage 1:100. Maksudnya adalah bahwa trader tersebut, hanya dengan dana sebesar 3000000 dapat membeli hingga 100 kali lebih besar. Sehingga dalam kasus ini trader tersebut dapat membeli hingga 300 juta rupiah. Setiap broker atau pialang memiliki aturannya sendiri dalam hal leverage ini. Semakin besar leverage maka semakin besar ga peluang untuk mendapatkan profit tetapi juga sebaliknya semakin besar peluang untuk menderita kerugian atau loss. Mau pilih yang mana, yang leverage besar atau kecil. Mau untung besar pilih dan cepat kaya he he he pilihlah leverage yang besar tetapi juga jangan lupa semakin cepat pula untuk jatuh miskin loch.
Sebaiknya seorang trade menggunakan leverage yang kecil karena dengan demikian resiko kerugian lebih kecil. Bila trader tersebut meyakini suatu transaksi akan menguntungkan baru memperperbesar jumlah lot yang ditransaksikan.
Lalu berikutnya adalah “contract size”, merupakan besarnya faktor pengali dalam perhitungan profit dan loss. Nilainya sudah fix dan ditetapkan oleh pemerintah yaitu 10.000 (sepuluh ribu).
Hal berikutnya adalah “lot” Lot adalah satuan kontrak pada setiap transaksinya. Jadi apabila seorang trader bertransaksi, misalnya membeli (buy) EUR terhadap USD maka nilai satuannya dalam lot. Tiap pialang memiliki aturannya sendiri dalam menetapkan lot, bergantung pada pip dan levererage mereka.
Time frame yang di gunakan di platform misalnhya pada metatrader 4  berfungsi untuk bagi seorang trader dapat melihat pergerakan harga selama periode waktu tertentu misalnya bila seorang trader ingin melihat pergerakan selama 1 jam maka trader tersebut dapat melihat di time frame H1 atau  jika trader ingin melihat pergerakan selama 1 hari maka bapak dapat melihatnya di D1.Jadi time frame adalah satuan waktu untuk melihat pergerakan harga. Pada umumnya time frame yang yang disediakan adalah periode M1, M5, M15, M30, H1, H4, D1, D4, W1, WN. Keterangan: M1: 1 Menit  dst, H1: 1 jam dst, D1: 1 hari, dan W1: 1 minggu.