Laman

Thursday, November 14, 2013

SEGALANYA DICIPTAKAN DUA KALI



Stefan Sikone

Ada ciptaan mental atau pertama, dan ciptaan fisik atau kedua. Stephen R. Covey dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People, memperjelas pernyataan segalanya diciptakan dua kali   dalam beberapa contoh di bawah ini:


  1. Seorang yang ingin membangun rumah. Sebelum membangun rumahnya, ia menciptakan secara rinci sebelum menanam pasak pertama di tempatnya. Ia mencoba mendapatkan pengertian yang sangat jelas tentang rumah macam apa yang hendak dibangunnya. Jika ia menginginkan rumahnya berpusat pada keluarga maka ia akan merancang ruang keluarga sebagai tempat berkumpul. Ia juga akan berpikir tentang halaman atau pekarangan di belakang rumah tempat anak-anak bermain. Setelah semuanya direncanakan, dan ia memperoleh pengertian yang jelas tentang rumah yang akan dibangunnya maka barulah ia menuangkannya menjadi cetak biru dan mengembangkan rencana konstruksi. Semua ini dikerjakan sebelum tanahnya disentuh. Apa yang akan terjadi bila ciptaan pertama tidak dilakukan dalam arti ia tidak merencakannya terlebih dahulu?  
  2.   Seorang tukang kayu pada umumnya memakai prinsip: ukur dua kali, potong sekali. Pastikan terlebih dahulu bahwa cetak birunya atau ciptaan pertama, yang dikehebahwa sebelum memotong kayunya, ia sudah memikirkan segalanya hingga tuntas. 
  3. Seorang bisnisman, jika ingin berhasil maka perlu mendefinisikan dengan jelas apa yang ingin dicapainya.

 Bila anda seorang trader, apakah relevansi pernyaan pada judul di atas untuk anda?


Trading forex tidak didasarkan pada emosi dan juga trading forex bukan soal menerka pergerakan harga akan ke mana, “naik atau turun.” Trading forex berkaitan erat dengan ratio. Sebelum membuka posisi trading, seorang trader seharusnya memiliki rencana yang matang.
Setiap kali Anda memasuki perdagangan forex, anda  sudah harus memiliki rencana yang matang tentang: Target point capaian, resiko, dan strategi.

Target Point Capaian:
Sebelum membuka posisi buy atau sell untuk suatu pair maka trader perlu memiliki suatu target point capaian. Target point capaian ini penting karena menyatakan secara rinci tentang berapa point profit yang akan anda ambil dalam sekali buka posisi. Sementara itu bila anda memiliki target point capaian yang pasti, Anda lebih mungkin untuk bertahan dalam posisi terbuka  suatu pair sampai Anda mencapai target itu. Kebanyakan trader membuka posisi order suatu pair  dan ketika harga bergerak menguntungkan mereka lalu cepat-cepat menutup posisi perdagangan untuk keuntungan kecil. Ada benarnya juga bahwa bila harga bergerak ke arah menguntungkan, maka cepat-cepatlah menutup posisi itu untuk keuntungan kecil, ‘kumpulkan sedikit-sedikit toch lama-lama juga menjadi bukit” Namun untuk jangka panjang seorang trader perlu memiliki rencana dan target untuk mendapatkan target profit yang membuat anda trus bertahan hingga target benar-benar tercapai.  Hal ini akan memungkinkan trader untuk mencapai target profit dengan satu lot dan membiarkan naik banyak lainnya untuk keuntungan yang lebih besar.

Risiko:
Setiap trader pasti menginginkan keuntungan sebesar-besarnya. Dengan demikian maka mereka bisa saja alergi terhadap loss yang akan terjadi, dikenal dengan istilah risiko. Oleh karena faktor risiko loss ini merupakan satu bagian dari trading forex maka perencanaan dalam hal ini juga penting dilakukan sebelum membuka posisi order.
Yang saya maksud dengan itu adalah bahwa sebelum Anda pernah membuat perdagangan Anda harus tahu berapa banyak risiko yang terlibat dengan perdagangan itu. Misalnya katakanlah ukuran account Anda adalah $ 1.000 dari Anda harus tahu berapa banyak yang jumlah total Anda bersedia mengambil risiko pada perdagangan itu. Cara untuk mencapai kesuksesan adalah untuk membatasi risiko untuk 1 sampai 5 persen dari saldo rekening total. Jadi dalam hal ini 1.000 Dolar yang Anda harus mengambil risiko tidak lebih dari 10 sampai 50 dolar per perdagangan.
Hal ini akan membantu Anda profitabilitas dan menghentikan Anda dari bertiup akun Anda. Satu hal penting lainnya tentang mencari risiko adalah untuk memastikan bahwa Anda memiliki setidaknya rasio 00:59 risiko imbalan. Apa artinya adalah bahwa jika target Anda harus sama atau lebih besar dari Anda berisiko.

Strategi:
Ketika memasuki perdagangan itu penting untuk mengetahui strategi apa yang digunakan untuk setiap perdagangan tertentu. Jika Anda memiliki strategi yang terbukti dan yang dapat Anda gunakan berulang-ulang yang akan membantu Anda mencapai hasil perdagangan yang sukses. 

Demikianlah tulisan tentang segalanya diciptakan dua kali. Pertama ciptaan mental, kedua, ciptaan fisik.
 




=========================
Pertimbangkanlah secara matang bila anda akan memulai trading forex. Forex trading memiliki tingkat resiko yang sangat tinggi. Anda bisa kehilangan dana dalam jumlah besar bahkan hingga seluruhnya. Kami tidak bertindak atas nama pialang berjangka manapun dalam melakukan trading forex.